“Penyebar Hoax tak akan pernah lepas dari jerat Hukum” Megawati diserang fitnah larang Adzan.

Mungkinkah seorang Megawati larang Adzan....
Mungkinkah seorang Megawati larang Adzan….
Progrev.org. Artikel dengan judul “Demi Kenyamanan Dan Toleransi, PDIP Menyetujui Suara Adzan Ditiadakan Seluruh Nusantara Secara Berkala” yang dimuat pada portal http://temp0-inf0.blogspot.co.id/2018/02/demi-kenyamanan-dan-toleransi-pdip.html harus diwaspadai masyarakat karena memuat sumber hoax dan fitnah yang ditujukan kepada PDIP sebagai bahan untuk mendiskreditkan partai tersebut dan menggoyang kekuatan jelang Pilkada dan Pemilu.
Artikel tertanggal 10 Februari 2018 tersebut juga dishare grup dalam grup media sosial https://web.facebook.com/gatotpresidenku dengan nama “Indonesia News”. Selain itu artikel tersebut disebar ulang di http://media.pribumi.win/2018/02/11/demi-kenyamanan-dan-toleransi-pdip-menyetujui-suara-adzan-ditiadakan-seluruh-nusantara-secara-berkala/  ketika portal tempo telah diblokir.
Dalam artikel sebenarnya adalah disinformasi dan penyesatan opini terkait pernyataan Ketua DPP PDIP Eva Sundari tentang peristiwa kerusuhan Juli 2018 lalu di Tebing Tinggi yang dipicu seseorang memprotes suara azan dari masjid setempat.
DPP PDI Perjuangan telah mengomentari serangan fitnah di media sosial tersebut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meminta kader menahan diri. Menurut Hasto, semangat untuk terus berjuang mewujudkan politik yang berkeadaban terus disampaikan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri meski beliau terus menerus diserang dan difitnah, termasuk fitnah soal larangan azan baru-baru ini.
Akun FB Dedi Iswandi memposting konten penghinaan dan pencemaran
Akun FB Dedi Iswandi memposting konten penghinaan dan pencemaran
Akun FB Dedi Iswandi yang memposting konten penghinaan/pencemaran, terindikasi memenuhi unsur pidana dan tindakan yang dilakukan oleh tersangka dapat dikenai Pasal 45 ayat 3 Jo Pasal 27 ayat 3 Undang Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 310 KUHP dan atau pasal 157 KUHP dan atau pasal 207 KUHP serta Pasal 15 UndangUndang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 45 ayat 3 Jo Pasal 27 ayat 3 Undang Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
w.temp0-inf0.blogspot.co.id
w.temp0-inf0.blogspot.co.id
media online www.temp0-inf0.blogspot.co.id yang memposting tulisan dengan judul “Demi Kenyamanan dan Toleransi, PDIP Menyetujui Suara Adzan Ditiadakan Seluruh Nusantara Secara Berkala”, saat ini tengah dilakukan pemblokiran.
Para penyebar Hoaks tidak akan lepas dari jerat Hukum

Selanjutnya karena perbuatan tersangka sudah memenuhi unsur pidana maka hari Kamis 15/2/2018 beberapa hari yang lalu, telah diadakan penangkapan terhadap pelaku penebar kebencian tersebut.

Polri telah menangkap pelaku penyebar Hoax tentang larangan Adzan di Masjid oleh Megawati
Polri telah menangkap pelaku penyebar Hoax tentang larangan Adzan di Masjid oleh Megawati

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *