MAKNA YANG TERKANDUNG DALAM LAGU GENJER-GENJER BAGI PKI

GENJER GENJER
Genjer-genjer bukan sekedar lagu daerah yang enak untuk dinyanyikan, namun terkandung makna tersembunyi dibalik Penghianatan G30S/PKI.

 

Jakarta, Progrev.org- Jika mendengar perkataan “Genjer-genjer”, maka siapapun pasti akan teringat dengan peristiwa berdarah tahun 1965 yaitu penghianatan G30S/PKI. Istilah genjer-genjer sangat identik dengan peristiwa tersebut pasalnya pada saat itu lagu genjer-genjer dinyanyikan oleh para anggota PKI khususnya Gerwani ketika melakukan penyiksaan terhadap para Jenderal di daerah Lubang Buaya.

Namun demikian, sampai saat ini banyak yang belum paham tentang apa sebenarnya makna yang terkandung didalam istilah atau judul lagu genjer-genjer tersebut, dan kenapa pada saat melakukan penyiksaan terhadap para Jenderal TNI-AD, para anggota PKI menyanyikan lagu genjer-genjer, sehingga sampai saat ini genjer-genjer seakan menjadi salah satu simbul suatu kebiadapan PKI tahun 1965.

Dari hasil keterangan yang dapat dihimpun oleh penulis, belum lama ini penulis mendapat penjelasan dari beberapa orang yang tidak mau disebut namanya tentang makna dari judul lagu genjer-genjer yang digunakan oleh para kader PKI saat melakukan penyiksaan terhadap para Jenderal yang pada saat ini kemudian dikenang sebagai Pahlawan Revolusi.

Lagu Genjer-genjer sebenarnya adalah lagu daerah yang berasal dari daerah Jawa timur, “Genjer-genjer” adalah lagu populer yang diciptakan oleh seniman asal Banyuwangi, Muhammad Arief, pada tahun 1940-an. Syair lagu Genjer-Genjer dimaksudkan sebagai sindiran atas masa pendudukan Jepang ke Indonesia. Pada saat itu, kondisi rakyat semakin sengsara dibanding sebelumnya. ‘Genjer’ adalah tanaman gulma yang tumbuh di rawa-rawa sebelumnya dikosumsi itik, namun menjadi santapan yang lezat akibat tidak mampu membeli daging.

“Genjer-genjer” kemudian menjadi teramat terlarang untuk dinyanyikan gara-gara telah dinyanyikan oleh para kader PKI tahun 1965. PKI memanfaatkan judul lagu tersebut dalam penghianatan G30S/PKI Tahun 1965. Selain sebagai judul lagu, bagi PKI “Genjer-genjer” bermakna sebagai suatu singkatan dari sebuah gerakan pembantaian terhadap para Jenderal TNI. “GENJER” atau GE-N-JEN-R sebagai singkatan dari “GErakan Numpas JENderal Revolusi”.

Oleh karena itu, semakin jelas bahwa para kader PKI sudah mempersiapkan dan merencanakan dengan matang untuk melakukan pembantaian/penumpasan terhadap para Jenderal TNI seperti yang terjadi di lubang buaya dan beberapa daerah lain diwilayah Indonesia.

Demikianlah sekelumit informasi terkait judul lagu Genjer-Genjer semoga bagi yang belum tahu, menjadi mengerti kenapa para Kader PKI menyanyikan lagu tersebut ketika melakukan pembantaian terhadap para Jenderal di Lubang Buaya tahun 1965. (KsatriaNKRI)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *