Kepala BNN Maluku Utara Kombes Polisi Ely Djamaluddin Terjaring Razia Narkoba di Tempat Hiburan Malam

Kepala BNNP Malut

Progrev.org, Malut – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara, Komisaris Besar Polisi Ely Djamaluddin terjaring razia narkoba yang dilakukan oleh tim gabungan petugas BNN, Kepolisian Daerah Maluku Utara, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Ternate dan dari personel Polisi Militer Detasemen Polisi Militer (Denpom) XVI Ternate yang tergabung dalam  Operasi Gabungan Polisi Militer Waspada Wira Parang II/ 2016 pada Senin (18/04/2016) dini hari.

Dalam peristiwa tersebut Kombes Polisi Ely Djamaluddin bersama beberapa rekannya sedang asyik menikmati minuman keras (miras) dan saling berkaraoke di salah satu ruangan Royal’s Karaoke Ternate Tempat Hiburan Malam (THM) Jalan Branjangan, Ternate, Malut. Namun tiba-tiba tim gabungan memasuki ruangan tersebut, Ely panik melihat puluhan personel petugas.

Kombes Ely Djamaluddin pun terkejut dan berusaha berakting dengan membaur bersama petugas yang melakukan razia. Belasan wartawan yang ikut serta dalam razia tersebut pun langsung mengarahkan kameranya ke Kombes Elly Djamaludin. Namun Kombel Elly Djamaludin dengan paniknya meminta agar wartawan menghapus foto-foto dirinya.

Meski Kombes Elly Djamaluddin kedapatan terjaring razia narkoba namun anggotanya tidak berani memeriksa Kombes tersebut. Padahal, seluruh pengunjung yang ada dalam ruangan bersama Kombes Elly Djamaludin dimintai identitasnya serta dilakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan.

Kabid Humas Polda Maluku Utara AKBP Hendry Badar saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui atau mengelak bahwa Kombes Ely ikut terjaring namun dilepaskan kembali. Meski begitu, Hendry membenarkan razia gabungan yang melibatkan personel BNN, TNI, dan Satpol PP.

Hendry menambahkan operasi tersebut dilakukan guna mencari pelaku penyalanggunaan narkoba di tempat hiburan tersebut. Namun hasilnya hanya ditemukan miras, sedangkan pelaku narkoba tidak ada.

Menyikapi kejadian tersebut Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengatakan, penangkapan kasus narkoba yang diduga melibatkan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara, Kombes Elly Djamaluddin adalah tamparan keras untuk Kepala BNN Komjen Budi Waseso.

Menurutnya, untuk menyikapi informasi ini, Kepala BNN yang karib disapa Buwas, perlu mengambil langkah cepat dan tegas. Bila perlu mempertimbangkan pemecatan terhadap Kombes Elly Djamaluddin. (TRLA)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *