Imigrasi Pontianak Deportasi 48 WNA Asal China

imigran-ilegal-china

Sebanyak 45 WNA China dideportasi oleh Imigrasi Pontianak kembali ke negara asalnya karena melanggar aturan keimigrasian.

Progrev, Pontianak –  Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak mendeportasi sebanyak 48 Warga Negara Asing (WNA) asal China kembali ke negara asalnya. Sebelumnya pegadilan negeri Pontianak telah melaksanakan proses peradilan terkait keimigrasian terhadap 45 warga negara China. Dimana 3 orang WNA di antaranya telah habis masa berlaku izin tinggal (Overstay) dan 45 orang WNA dikenakan Tindak Pidana Ringan (Tipiring) terkait pelanggaran keimigrasian.

Kepala Sub Bagian Penyusunan Pelaporan Humas dan Teknologi Informasi (PPHTI) Kanwil Kemenkum Ham Kalbar, Ardian Setiawan mengungkapkan, Pengadilan Negeri Pontianak telah melaksanakan proses peradilan terkait keimigrasian terhadap 45 warga negara China ini.

Adapun putusan pengadilan yang dijatuhkan kepada 45 warga negara China, yakni masing-masing membayar biaya denda sebesar Rp 10 juta atau pidana kurungan selama 7 hari.

“Pelanggarannya Pasal 116 Undang-undang No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. 45 WNA ini membayar denda masing-masing sebesar Rp 10 juta,” ungkapnya saat di Kantor Imigrasi Kelas I Pontianak, Rabu (21/9/2016).

Proses pemulangan (deportasi) 48 WNA ini ke negara asalnya di China berlangsung dalam tiga tahap.

Pada Sabtu (17/9), satu WNA bernama Pan Jun Hua dipulangkan terlebih dahulu. Dari Pontianak menuju Jakarta ia menggunakan penerbangan pesawat Lion Air sekitar pukul 06.10 WIB, dan kemudian dideportasi ke negara asalnya dengan menggunakan pesawat CZ3038 pada pukul 13.05 WIB.

“Tujuan Guangzhou, dia dideportasi terlebih dahulu atas permintaan Konsulat Kedutaan Besar Tiongkok, dikarenakan dia ini sakit Glukoma dan akan dilakukan pengobatan segera di negara asalnya,” jelasnya.

Kemudian pada deportasi tahap kedua pada Selasa (20/9), ada sebanyak 10 orang yang dipimpin Wu Chensong.

Dari Pontianak menuju Jakarta, kesepuluh WNA ini diterbangkan menggunakan pesawat Lion Air JT715 sekitar pukul 16.00 WIB. Dan dilanjutkan dengan penerbangan dari Jakarta tujuan Pu Dong dengan pesawat GA897 sekitar pukul 00.10 WIB.

Deportasi tahap ketiga pada Rabu (21/9), ada sebanyak 37 orang WNA yang dipimpin Bai Wanlong dideportasi dari Pontianak menuju Jakarta menggunakan penerbangan pesawat Lion Air JT 711 sekitar pukul 07.10, dan kemudian dilanjutkan dengan penerbangan pesawat CZ 3038 dari Jakarta menuju Baiyun sekitar pukul 13.05 WIB.

Plt Kepala Imigrasi Klas II Pontianak, Yulius Winarko mengatakan 48 Warga Negara China ini semuanya dideportasi dan diusulkan untuk ditangkal.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *